Jumat, 10 Juni 2011

MERTUA GALAK


CINTAKU SINGGAH DI BALI


Wawan, seorang pemuda pacitan yang bekerja di sebuah hotel di Bali, baru kali ini merasa ada sesuatu yang berbeda di matanya ketika berbelanja di sebuah Mall. seorang wanita polos yang tampak bukan orang asli Bali sungguh mengganggu pikirannya. tapi benarkah seorang Wawan pengecut begini? hanya berani memandang dari kejauhan? tentu saja tidak. namun bukan waktu yang singkat pula bagi Wawan untuk barani menyapa wanita itu. setelah tau kalau ternyata wanita itu berasal dari kota yang sama, kota Pacitan, Wawan pun bisa lebih mudah untuk semakin akrab dengannya yang ternyata bernama Tiara. banyak cara yang bisa Wawan lakukan untuk menakhlukan wanita itu. tapi bukan berarti tanpa perjuangan.
Namun yang paling menyedihkan bagi Wawan adalah suatu kenyataan yang ternyata ibunya tidak merestui hubungannya dengan wanita itu. Namun cinta terus berbicara. mereka pun memaksakan diri untuk kawin lari dengan harapan setelah melihat kesungguhan cinta anaknya itu hati ibu Wawan bisa terketuk. namun ternyata wawan keliru. hati ibunya memang sekeras batu. Ibu Wawan tampak sinis sekali terhadap Tiara. meski Tiara sudah berusaha semaksimal mungkin untuk bersikap baik kepada ibu Wawan. Ibu Wawan adalah mertua yang terbilang sangat galak bagi Tiara. entah berapa banyak airmata Tiara yang telah mengalir yang tak sanggup dibendungnya karena menahan luka di hatinya yang teramat pedih... ya, pedih sekali.
Parahnya, si mertua justru semakin membuat hati Tiara semakin meledak-ledak dengan cara bersikap semanis mungkin terhadap keponakannya di depan mata Tiara. sementara di hadapan Tiara, jangankan bersikap manis, tidak sinis memandang Tiara saja tidak Bisa. suatu harapan besar bagi mertua Tiara adalah perceraian Tiara dan Wawan. Namun bukan hal yang mudah pula bagi Wawan untuk melepas Tiara. karena mengingat betapa perjuangannya ketika di Bali hanya untuk mendapatkan seorang Tiara. Cinta Wawan benar-benar telah singgah di Bali.
ini kehidupan nyata. tapi bagi Tiara ini benar-benar seperti di sinetron. namun Tiara tak mengerti kalau sebenarnya sepupu Wawan yang tampak di sayang oleh ibu Wawan itu sesungguhnya merasakan hal yang sama seperti yang di rasakan Tiara. hanya saja predikat yang di berikan berbeda. bagi sepupu Wawan, dia adalah bu lek yang galak..
namun biar bagaimanapun juga, Tiara dan Wawan akan tetap mempertahankan cintanya walau apapun resikonya. Bali jadi saksi persinggahan cinta mereka...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar